Bank Sulteng Belum Transfer Gaji Guru Parigi Moutong

  • Whatsapp

 

SUDAH Memasuki bulan ke dua ditahun 2017,  namun ratusan guru SMA/SMK se-Kabupaten Parmout belum menerima gaji. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari sejumlah guru SMA/SMK, yang dimana gaji guru tersebut telah disalurkan oleh pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Sulteng ke pihak Bank Sulteng. Namun, hingga saat ini realisasi transferan gaji dari bank Sulteng ke rekening guru penerima belum juga terealisasi.

Muat Lebih

Hal tersebut, diakui oleh Kepala cabang bank Sulteng, Kabupaten Parmout, Darsyat A.S yang ditemui Kaili Post diruang kerjanya, Rabu (22/2).

Menurutnya, karena adanya peralihan pembayaran gaji guru SMA/SMK yang sebelumnya dari daerah, namun mulai ditahun ini diambil alih oleh pihak Provinsi, maka untuk mensingkronkan data penerima itu, pihaknya harus mempunyai data yang akurat. Sebab, banyak ditemukan data guru penerima gaji yang terkesan double.

“Antara data dari pihak Provinsi dan data dari UPTD daerah, ternyata banyak nama guru yang sama atau double, sehingga kami belum bisa melakukan transferan gaji itu ke para guru penerima,” ujarnya.

Kata dia, jika dalam satu UPTD ada data by name by address yang ditemukan double, maka otomatis data tersebut mempengaruhi dengan dengan data guru yang lain. Karena tidak bisa melakukan transferan gaji, jika dalam satu wilayah UPTD ada data yang bermasalah. “Data yang dimasukan adalah per UPTD, seandainya ada salah satu sekolah dan satu guru tidak menyelesaikan data maka sistem yang lain pun tidak dapat dijalankan,” tegasnya

Berkaitan dengan anggaran gaji, menurutnya hal itu tidak bermasalah, sebab user dari anggaran itu masuk secara otomatis di kas Bank Sulteng. Kapan data guru telah sinkron maka gaji mereka pun telah bisa dicek direkening masing-masing guru.

Ia menilai, seharunya para guru SMA harus lebih teliti lagi dalam memasukkan data, agar ketika pencairan gaji atau yang lainnya dapat dengan cepat terproses.

“Kalau seperti ini kan jadi susah,  yang susahnya juga di pihak guru, sehingga saya menghimbau agar data yang dimasukkan oleh para guru ke pihak UPTD wilayah adalah benar data yang valid, agar semua prosesnya bisa cepat. Jangan nanti kami dianggap sengaja  tidak mentransfer gaji itu, padahal tidak seperti itu,” terangnya. ***

reporter: steflin putong 

Pos terkait

banner 580x60