Bayi ditemukan di Pos Ojek Pengawu Palu

  • Whatsapp
Bayi Laki-laki seberat 3,5 Kg ditemukan didalam kardus terbungkus sehelai kain di Pos Pangkalan Ojek Kelurahan Pengawu Kecamatan Tatanga. Foto: Idam Chaliq/Kaili Post.

SEORANG bayi berjenis kelamin laki-laki yang diperkirakan baru berusia beberapa hari, ditemukan di pos ojek jalan Padan Jakaya,Kelurahan Pengawu,Kecamatan Tatanga oleh warga sekitar pukul 05.00 Wita.

Dari informasi yang dihimpun Kaili Post, bayi malang itu di temukan oleh Rudiah ketika akan pulang kerumah usai Sholat subuh di Masjid. Rudiah yang melihat ke arah pos ojek merasa penasaran ketika melihat ada sebuah kardus yang tergeletak disana.

Muat Lebih

Rudiah yang merasa penasaran pun, mengira  dalam kardus itu mungkin berisi anak kucing yang dibuang disekitaran pos ojek. Saat diampirinya, Rudiah sangat terkejut ketika melihat isi kardus yang ternyata berisi seorang bayi ditutupi sehelai kain. Rudiah pun langsung minta tolong kepada tetangga dan melaporkan penemuan bayi malang itu kepada Ketua RT setempat.

Mengetahui hal itu, Ketua RT kemudian berinisiatif membawa bayi yang baru ditemukan itu ke Puskesmas Nosaraa Pengawu yang jaraknya tidak jauh dari lokasi penemuan. Pihak Puskesmas pun segera mengambil tindakan untuk perawatan darurat mengingat kondisi bayi yang masih lemah.

Kepala Puskesmas (Kapus) Noasara, Radiah SKM, Mkes mengungkapkan, usia bayi laki-laki seberat 3,5 Kg ini masih sekitar 2-3 hari. Sebab, terlihat tali pusarnya masih basah. “Kondisi dari bayi laki-laki itu semakin membaik, hanya saja masih memerlukan perawatan untuk mengantisipasi hal yang tidak di inginkan, mengingat usia bayi tersebut yang masih terlalu rentan dengan penyakit,” kata Rudiah di temui di Puskesmas Pengawu, Rabu (22/2).

Kasus Bayi yang diduga dibuang orang tua kandung sudah di tangani oleh pihak Kepolisian setempat dan sudah di laporkan kepada pihak Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palu.

“Kami sendiri diberi waktu hingga 100 hari untuk merawat bayi tersebut sebelum diserahkan kepada Dinas Sosial, karena kewenangan pengurusan bayi berada di Instansi tersebut,” tutur Rudiah.***

REPORTER/EDITOR: Idam Chaliq/Moh. Ridwan

Pos terkait

banner 580x60