Retribusi 400 Juta Pengeloaan Kebersihan Pasar Kabupaten Parigi Semrautan

  • Whatsapp

Reporter : Fharadiba

RETRIBUSI Kebersihan pasar Sentral yang dipungut oleh pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag)  setiap harinya tidak setimpal, dengan pengelolaan kebersihan pasar itu sendiri. Bahkan diketahui anggaran retribusi pasar pada tahun 2017, mencapai Rp 400 juta. Namun hal tersebut, secara kasat mata tidak seimbang dengan keadaan pasar Sentral yang sangat semrautan.

Muat Lebih

Kepala Bidang Perdagangan Disperindag kabupaten Parmout, Haris SE kepada media ini, mengakui bahwa pengelolaan pasar Sentral belum maksimal, dan kata dia, berdasarkan target PAD yang dibebankan oleh Pemerintah Kabupaten Parmout atas retribusi tersebut, sebesar Rp 400 juta per/tahun.

“Kita akui pengelolaan kebersihan pasar belum maksimal, hal itu dikarenakan salah satunya yakni, minimnya anggaran dan keterbatasan anggota pasar yang membersihkannya. Bayangkan saja, pedangang pasar sentral saat ini berjumlah 500 orang, sedangkan anggota kebersihannya hanya 10 orang. Jelas hal tersebut tidak seimbang,” ungkapnya.

Kata dia, anggaran honor pun untuk 10 orang petugas kebersihan itu hanya Rp 350 ribu/ bulan, dan pembayarannya  per Triwulan.

“Secara hati nurani memang sangat miris, namun kita tidak bisa berbuat lebih, karena keterbatasan anggaran dan hanya itu anggaran yang diberikan oleh pihak Pemkab,” ujarnya.

Sehingga menurutnya, dengan keterbatasan anggaran tersebut, pihaknya tidak bisa berbuat lebih, hanya saja pihaknya terus mengevaluasi dan meminta para pihak petugas tersebut untuk lebih bekerja melihat asas manfaat kepada masyarakat.

“Kalau tidak salah pihak Dinas PU salah satu dinas tehknis yang ikut mengelolah masalah kebersihan pasar. Karena sepengetahuannya ada anggaran pemeliharaan kebersihan didinas itu,” terangnya. ***

Pos terkait

banner 580x60