Tanggul Jebol, Warga Antri Air Bersih

  • Whatsapp

DANA APBN senilai Rp1,1 miliar yang berasal dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal yang digelontorkan di Desa Bahoea Reko-Reko, Kecamatan Bungku Barat untuk pembangunan sarana perpipaan air bersih nyaris tak berarti apa-apa. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dusun transmigrasi Bahoea Reko-Reko, Lukman Saosang saat media ini
melakukan investigasi di lapangan.

Dikatakannya, dana yang dikucurkan pemerintah pusat tersebut tidak bermanfaat untuk masyarakat, karena proyek yang dibangun pada akhir tahun 2016 silam itu tidak dapat mengatasi masalah air bersih. Hingga saat ini, masyarakat masih mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Bendungan yang dibangun awalnya jebol, namun dikerjakan kembali hanya dengan diturap dengan pancangan kayu gelondongan yang
kemudian ditimbun dengan tanah. “Warga disini hanya menginginkan proyek ini bisa dinikmati oleh dalam jangka waktu yang lama” ungkap Lukman.

Ditambahkannya, kondisi saat ini masih sama seperti sebelum adanya proyek itu. “Air memang sudah mengalir, tapi tidak lancar, itupun kalau tidak digilir, masyarakat tidak akan kebagian air secara merata, jadi masih tetap saja susah untuk mendapatkan air bersih” tuturnya. Sementara, Bupati Morowali Anwar Hafid yang dikonfirmasi via Whatsapp (WA) menjelaskan bahwa bendungan tersebut harus segera diperbaiki, dan dirinya akan segera perintahkan Kepala Dinas Nakertrans untuk berkoordinasi dengan pihak terkait dengan pekerjaan tersebut sehingga
cepat diperbaiki. “Harus dibenahi, saya akan perintahkan Kadis Naker agar
segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memperbaikinya dalam Minggu ini” ujarnya. Terpisah, kontraktor pelaksana pekerjaan tersebut, Rafik mengatakan dana yang ada tidak cukup untuk membangun bendungan yang baru. “Kalau mau bangun yang baru, kita mau ambil uang dari mana?” katanya saat dikonfirmasi via telepon seluler. Ditambahkan, dirinya tengah berusaha di Kementerian untuk membahas keadaan itu. Ia juga berharap dari pihak Kementerian dapat menurunkan dana kembali di tahun depan untuk membangun bendungan di lokasi yang baru dan lebih tepat.**

Reporter: Bambang sumatri 

Pos terkait

banner 580x60