Warga Kotapulu Sigi Keluhkan Jalan Rusak

  • Whatsapp
JALAN POROS Palu-Kulawi tepatnya di Desa Kotapulu kecamatan Dolo Kabupaten Sigi nampak terlihat belum di lakukan pengaspalan. Hasil pekerjaan pembuatan plat ducker atau jembatan diruas jalan itu hanya ditimbun menggunakan material. FOTO: Andi Ridwan/KAILI POST.

JALAN POROS Palu-Kulawi Desa Kotapulu Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi, di nilai masyarakat tidak nyaman karena warga desa setempat mulai resah. Penilaian tak nyaman, hingga kini pemerintah Setempat belum melakukan perbaikan sama sekali di ruas jalan Palu-Kulawi, khususnya bekas perbaikan plat ducker di Desa Kotapulu Dolo.

Salah seorang warga setempat Marla mengaatakan, usai pihak kontraktor melakukan perbaikan jembatan di Desnya itu pada tahun 2016 lalu, pihak kontraktor hanya menimbun jembatan  dengan material. Hingga kini, jembatan tersebut beum dilakukan pengaspalan oleh Instansi terkait.

Marla mengaku, jika cuaca panas, abu dari material timbunan jembatan diruas jalan itu beterbangan, membuat warga sekitar terganggu.

“Iya, kalau matahari panas, abu terbang sampai kedalam rumah. Kami merasa tidak nyaman dan terganggu. Supaya abu tidak banyak terbang, antisipasinya jalan disiram, “ tutur  Marla, kepada Kali Post, Senin (6/3).

Dia juga mengatakan, dirinya mulai merasa resah bahkan sebagian warga Desa sudah menanam pohon pisang di sisi jalan, karena jalan yang berlubang dan sisa-sisa material bekas pekerjaan jembatan di biarkan berserakan dan tanpa di ratakan ulang.

“Warga Sudah menanam pohon pisang sisi jalan. Ini bentuk protes kami agar ruas jalan di Desa Kota Pulu segera di perbaiki,” ujarnya.

Bahkan urai Marla, diruas jalan tepat di jembatan yang baru selesai diperbaiki itu telah mencelakakan pengguna jalan hingga merenggut nyawa, karena jalan tidak stabil dan sisa-sisa material berserakan di mana mana.

“Tepat di jembatan, sudah dua orang yang meninggal dunia karena jalan berlubang, waktu itu kejadiannya subuh tahun 2016 lalu. Sebab, posisi jembatan timbunanya seperti gundukan. Di jalan itu juga sudah banyak orang jatuh,” beber Marla.***

 

reporter/editor: andi ridwan/moh. ridwan

Pos terkait

banner 580x60