2019 Ekonomi Sulteng Tak Lebih 5,2 %

  • Whatsapp
Pertemuan tahunan Bank Indonesia Sulteng mengangkat tema Sinergi untuk ketahanan dan pertumbuhan (19/12/2018)

BAGAIMANA Prospek pertumbuhan ekonomi Sulteng pasca bencana di Pasigala ? Bisakah tumbuh dengan memberikan harapan yang baik di 2019 mendatang? Menurut Kepala perwakilan Bank Indonesia (BI) Miyono ekonomi Sulteng diprediksi pada Triwulan 1 2019 tumbuh dari 4,8 % hingga 5,2 % (yoy).

Akibat pasca bencana, Miyono berharap beberapa tantangan perlu mendapat penanganan yang cermat terlebih pasca gempa, tsunami dan likuifaksi. Pernyataan itu dia lontarkan saat Pertemuan tahunan Bank Indonesia Sulteng mengangkat tema Sinergi untuk ketahanan dan pertumbuhan.

Muat Lebih

 

Secara simbolis dalam pertemuan tersebut juga diserahkan program sosial BI berupa pengembangan ekonomi syariah, pembuatan dua rumah tenun dan bantuan program pengendalian inflasi serta Huntara bagi korban bencana. Penganugerahan apresiasi kepada Stakeholder BI Sulteng serta seminar motivasi menyongsong tahun 2019 dengan tema Sulteng bangkit, bersinergi membangun ekonomi oleh Iman Hardiansyah, CDC, ESQ group, motivator nasional.

Apa kata Gubernur Longki Djanggola ? Menurutnya pertumbuhan ekonomi Sulteng relatif tinggi di Triwulan III 2018. Yaitu mampu tumbuh 6,46% (yoy) lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional 5,17% (yoy). Pencapaian tersebut tentunya tidak terlepas dari upaya semua pihak, baik pemerintah maupun swasta yang terus berkomitmen untuk membangun Sulteng dari segala aspek.

Soal pasca bencana, gubernur mengakui hal itu menjadi tantangan yang tidak ringan untuk segera mempercepat proses pemulihan ekonomi. Selaku keynote speech pada acara pertemuan tahunan Bank Indonesia Sulteng (19/12/2018) gubernur menyebut bahwa inflasi di Sulteng juga mengalami penurunan yang signifikan. Dimana tingkat inflasi di Kota Palu bulan Nopember sebesar 0,83% lebih rendah dari inflasi bulan Oktober sebesar 2,27% karena beberapa kebutuhan mengalami kenaikan.

“Ke depannya pemerintah tetap berkomitmen menuju visi pembangunan Sulteng maju, mandiri dan berdaya saing, dengan meningkatkan pembangunan infrastruktur dan mendukung kemandirian energi, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, pengelolaan sumber daya agribisnis dan maritim yang optimal dan berkelanjutan sejajar dengan provinsi maju di kawasan timur Indonesia,”pungkas gubernur.**

Sumber/editor: Humpro sulteng/andono wibisono

 

Pos terkait

banner 580x60