Diseminasi Informasi Obat dan Makanan

  • Whatsapp
BPOM Sulteng melalui Loka POM Banggai Menggelar Diseminasi Informasi Obat dan Makanan, Rabu (18/12/2018)

Reporter/Luwuk:
Imam Muslik

Bupati Banggai meminta agar Balai
Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Sulawesi Tengah, melalui Loka POM Banggai
bertindak tegas dalam pelaksanaan tugasnya.

“Pengawasan obat dan makanan menjadi hal yang
penting dalam menjamin keselamatan masyarakat  dari resiko kesehatan akibat produk obat dan
makanan yang tidak memenuhi syarat mutu, khasiat dan keamanannya,” kata Bupati
dalam sambutan tertulisnya dibacakan Asisten 1 Pemkab Banggai, pada Diseminasi
Informasi Obat dan Makanan, Rabu (18/12/2018).

Menurut Bupati, Loka POM Banggai wajib
senantiasa terus meningkatkan efektivitas kinerja untuk melindungi masyarakat
khususnya yang ada di Kabupaten Banggai. Pola konsumsi pangan sehat perlu
disosialisasikan kepada masyarakat untuk menumbuhkan kesadaran terhadap pangan
bergizi dan aman untuk meningkatkan kualitas hidup.

“BPOM dalam hal ini Loka POM Banggai harus tegas
dalam melakukan pengawasan obat dan makanan. Juga berupaya meningkatkan daya
saing produk obat dan makanan di pasar lokal maupun global, dengan meningkatkan
kemandirian produsen melalui bimbingan teknis dalam pemenuhan standar dan
ketentuan yang berlaku,” terangnya.

Pemerintah Kabupaten Banggai dalam wujud
dukungan terhadap nawacita kelima yakni meningkatkan kualitas hidup manusia
indonesia melalui pengawalan keamanan, khasiat/manfaat dan mutu obat dan
makanan sebelum dan saat beredar dimasyarakat. Sangat mendukung intensifikasi
komunikasi informasi dan edukasi melalui program terpadu diantaranya Gerakan
Nasional Peduli Obat dan Pangan Aman (GNPOPA) juga Gerakan Nasional Waspada
Obat dan Makanan Ilegal (GNWOMI) serta Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar
Pangan Aman (GERMASSAPA) di daerah ini.

Kepala Loka POM Banggai Darman Apt. MP.PM Kes
menyampaikan apresiasinya atas dukungan pemerintah Kabupaten Banggai. Pihaknya,
kata Darman, bakal bertindak tegas terhadap sarana yang secara masif
memproduksi ataupun menjual produk obat dan makanan yang menyebabkan resiko
kesehatan kepada masyarakat. Meski baru beraktifitas selama beberapa bulan di
Kabupaten Banggai, Loka POM Banggai sudah action dan menemukan adanya obat
serta makanan dan kosmetik kadaluarsa atau yang ijin edarnya telah melewati
masa berlaku.

“Kami berharap adanya kerjasama seluruh pihak
yang ada di daerah ini. Tugas kami ialah untuk meningkatkan kualitas hidup
masyarakat Indonesia, terkhusus di daerah ini melalui pola konsumsi obat dan
makanan yang sehat. Kami juga berharap adanya bantuan berupa informasi
berkaitan dengan sarana yang memproduksi maupun memperdagangkan obat dan
makanan ilegal dari masyarakat,” harapnya.

Loka POM Banggai juga menghimbau agar para
produsen dan penjual untuk tidak memproduksi obat dan makanan yang tidak sesuai
syarat mutu, khasiat dan keamanan. Jika ternyata ditemukan, maka pihaknya akan
melakukan proses hukum terhadap para pelaku. Sejauh ini pihaknya masih
melalukan pembinaan berupa teguran serta penyitaan dan pemusnahan produk yang
ditemukan saat operasi.** 

Pos terkait

banner 580x60