INI PETA RAWAN BENCANA DI PALU

  • Whatsapp
PETA RAWAN BENCANA DI PALU   

Sumber: Biro humpro sulteng
PETA ZONA Rawan Bencana Palu dan Sekitarnya (Peta ZRB Palu dsk) telah ditetapkan
dan disetujui bersama oleh Kementerian Bappenas, Kementerian ATR / BPN,
Kementerian ESDM, BMKG, Kementerian PUPR, dalam rapat terbatas di Kantor Wakil
Presiden RI,  Selasa 12 Desember 2018. Peta ZRB Palu dsk, menjelaskan Zona
dan Tipologi, Defenisi/Kriteria, dan arahan spasial pasca bencana (Ketentuan
Pemanfaatan Ruang).

Berdasarkan Zona dan Tipologinya Perta ZRB Palu dsk dibagi atas 4 Zona
 yaiitu ZRB4 (Zona Terlarang) yang berwarna MERAH, ZRB3 (Zona Terbatas)
yang berwarna KUNING TUA, ZRB2 (Zona Bersyarat) yang berwarna KUNING, dan ZRB1
(Zona Pengembangan) yang berwarna KUNING MUDA.

Berdasarkan defenisi kriterianya untuk Zona Merah (Zona Terlarang)
yaitu zona likuifaksi masif pasca gempa (seperti kws petobko, balaroa, jono
oge, dan sibalaya), zona sempadan pantai rawan tsunami, zona sempadan patahan
aktif Palu-Koro 0-10m dan zona rawan gerakan tanah tinggi.

Zona Kuning Tua (Zona Terbatas) didefenisikan untuk Zona sempadan aktif
Palu-Koro (10-50m), Zona rawan likuifaksi sangat tinggi, zona rawan tsunami
tinggi diluar sempadan pantai, dan zona gerakan tanah tinggi.

Zona Kuning (bersayarat) meliputi zona rawan likuifaksi tinggi, zona
rawan tsunami menengah, zona rawan gerakan tanah menengah, zona rawan banjir
tinggi.

Dan Zona Kuning Muda (Zona Pengembangan) meliputi zona rawan likuifaksi
sedang, zona rawan tsunami rendah, zona rawan gerakan tanah sangat rendah dan
rendah, dan zona rawan banjir menengah dan tinggi.

Dan untuk keseluruhan zona ZRB4, ZRB3, ZRB2 dan ZRB1 dinyatakan sebagai
Zona Rawan Gempa Bumi Tinggi. Peta ZRB Palu dsk, telah dilemgkapi oleh arahan
spasial pasca bencana (ketentuan pemanfaatan ruang) yang akan menjadi pedoman
dalam pelaksanaan Revisi RTRW Prov Sulteng, Kota Palu, Kab Sigi, Kab Donggala,
dan penyusunan RDTR Kota Palu, Kab Sigi dan Kab Donggala.** 

Pos terkait

banner 580x60