Julfikar: Putra Jaya Wajib Penuhi Hak Warga Korowou

  • Whatsapp


Reporter/morowali: Bambang sumantri

Bacaan Lainnya

PT PUTRA JAYA, perusahaan yang bergerak di bidang industri (pabrik aspal) di Desa
Korowou, Kecamatan Lembo, Kabupaten Morowali Utara dituntut masyarakat Desa Korowou
untuk memenuhi kewajibannya terhadap masyarakat.

Perusahaan yang telah beroperasi selama dua tahun itu dituntut karena
tidak pernah memenuhi kewajibannya, dalam hal dana CSR, Pengaspalan jalan serta
ganti rugi terhadap kerusakan lahan dari dampak aktivitas perusahaan.

Tokoh Pemuda Desa Korowou, Cendra Cris Sambelay, atau yang akrab disapa
Cendra mengungkapkan, bahwa masyarakat meminta kepada pihak perusahaan agar
memperhatikan kehidupan sosial masyarakat Desa Korowou, agar masyarakat juga
merasakan dampak positif dari investasi PT Putra Jaya.
‘’Kami meminta itikad baik dari perusahaan terhadap masyarakat dalam
pembangunan jalan di Desa Korowou agar investasi didalam Desa tersebut berjalan
dengan baik,” ungkapnya.

Kemudian Cendra mengemukakan harapan masyarakat kepada PT Putra Jaya
dalam menghadapi Natal, bagaimana perusahaan bisa lebih dekat dengan masyarakat
melalui momen damai Natal. “Besar harapan kami agar pemimpin perusahaan
bisa lebih mendekatkan diri kepada masyarakat, agar tidak ada lagi kesalahpahaman
terkait aktifitas galian C dan pabrik aspal di Desa Korowou,” harapnya.

Sementara, Ketua Asosiasi Tenaga Kerja Indonesia Raya (ASTAKIRA)
Provinsi Sulawesi Tengah, Julfikar Bualo menyoroti pihak PT Putra Jaya dari
sisi Izin lintas nasional yang belum ada dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional
XIV, minimal mendapat izin dari seluruh masyarakat Korowou, sebab jalan yang
digunakan diwaktu ibadah serta menyambut natal dan tahun baru.

“Analisis dampak lingkungan (Amdal) lalu lintas tidak dimiliki
perusahaan, CSR atau tanggung jawab sosial lingkungan setiap perusahaan wajib
dipenuhi. Jika tidak, perusahaan akan di berikan sanksi adminstratif sampai
pencabutan izin usaha sesuai aturan pasal 74 ayat 3 UU Perseroan Terbatas TAHUN
2007” tegas pria yang akrab disapa Roy itu.

Roy menambahkan, perusahaan juga wajib memberdayakan karyawan lokal,
karyawan harus diberikan hak-hak, diantaranya upah yang layak, kesejahteraan
buruh dengan diberikan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan serta wajib
mematuhi seluruh aturan Menteri dan UU Ketenagakerjaan Nomor 13 tahun 2003.

Di samping itu kata Roy, dalam rangka menyambut hari raya Natal dan
tahun baru, perusahaan harus membangun hubungan yang baik, diantaranya
memberikan THR karyawan dan CSR ke masyarakat Korowou sebagai bentuk tanggung
jawab perusahaan. “Jika semua aturan itu di penuhi perusahaan, maka
masyarakat tidak perlu ragu dan ribut karena hak-hak rakyat Korowou akan
terpenuhi sesuai kewajiban dan komitmen yang dibangun bersama untuk
kesejahteraan rakyat Korowou” tegasnya.

Mewakili manajemen PT Putra Jaya, Tesar mengatakan bahwa pihak
perusahaan siap melakukan perbaikan jalan di Desa Korowou sesuai kesepakatan
pihak perusahaan dengan masyarakat Desa Korowou. “Kami akan memperbaiki
jalan yang rusak secepatnya, kemudian untuk aktivitas perusahaan akan
menggunakan jalan hauling dan tidak melewati jalan desa,” ungkap Tesar.

Ia juga mengakui bahwa selama 2 tahun PT Putra Jaya melakukan aktivitas
di Desa Korowou, kewajiban memberikan dana CSR kepada masyarakat belum pernah
dipenuhi. ‘’Untuk dana CSR, selama ini masih sementara diurus, nanti kita
koordinasikan ke pusat,” tandasnya.**

banner 300x90

Pos terkait

banner 580x60