Kemensos: Adopsi Anak Pasigala Tidak Dibolehkan

  • Whatsapp

Reporter:
Firmansyah Lawawi
KEMENTERIAN Sosial RI, melalui Direktur rehabilitasi anak,
Nahar  menegaskan bahwa tidak
diperkenankan melakukan adopsi kepada anak-anak korban bencana alam Palu, Sigi
dan Donggala. Hal itu menurut Nahar, sesuai dengan surat edaran dari Kemensos.
Selain untuk mencegah anak tersebut diasuh oleh pihak yang tidak bertanggung
jawab, orang tua anak juga belum diketahui secara pasti, masih hidup atau telah
meninggal akibat bencana alam beberapa waktu lalu.

‘’Jika ada oknum yang menyatakan telah melakukan
adopsi terhadap salah seorang anak korban bencana alam di Pasigala. Kami
menekankan bahwa hal tersebut adalah ilegal. Karena belum ada laporan dari
dinas sosial terkait adanya usulan secara resmi pengadopsian anak, ”
ungkapnya.

Dari 118 jumlah total anak Pasigala yang tanpa
pendamping, atau belum bertemu orang tuanya, pasca bencana alam, tercatat
Hingga saat ini, kata Nahar, 30 anak telah berhasil direduvikasi, atau
disatukan kembali bersama keluarganya.

Menyikapi akan berakhirnya masa transisi di
tanggal 25 Desember mendatang, Nahar membeberkan bahwa Kementerian Sosial akan
melakukan evaluasi terkait upaya perlindungan anak-anak korban bencana alam
Pasigala. ” Bulan Maret 2019, kami akan melakukan evaluasi, apakan
penangananya akan diserahkan ke pemerintah daerah, melalui instansi terkait,
atau tetap melanjutkanya, ” jelasnya.

Dia juga mengimbau bila ditemukan kasus anak yang
tinggal bersama dengan orang yang bukan keluarga maupun orang tuanya, agar
segera dilaporkan kepada pemerintah, melalui instansi terkait atau pihak yang
berwajib. ” Jika ada anak yang diasuh selain orang tuanya, agar
segeramelaporkanya. Kami akan melakukan cross chek untuk memastikanya, ”
paparnya.

Mewakili Kemensos RI, Nahar juga meminta kepada
masyarakat Sulteng, serta media khususnya kota Palu, untuk melaporkan bila
terdapat praktek ilegal, mengatas namakan adopsi terhadap anak-anak korban
Pasigala. Melalui pemerintah daerah, maupun kontak layanan sosial anak, 15004771
atau Sekber perlindungan anak 0877 1150 0771.**

Pos terkait

banner 580x60