Exco PSSI Sulteng Tembus Parlemen Palu

  • Whatsapp

Mengenal Farden Saino

Muat Lebih

Reporter: Ikhsan Madjido

PESTA Demokrasi Indonesia  yang digelar 17 April 2019 lalu bukan hanya
panggung bagi para politisi, melainkan juga ajang pertarungan orang-orang
berlatar belakang  olahraga, salah satunya
adalah  Farden Saino. 

Farden Saino yang diusung Partai Golkar 
membuat kejutan di dapil Palu Timur 
Mantikulore. Berbekal popularitas di lapangan hijau yang  mudah dikenali oleh masyarakat, khususnya
yang beredar di sepakbola usia dini, pria kelahiran tahun 1972 ini merebut
suara signifikan pada pemilu tahun lalu.

Jurnalis olahraga Sulteng, Issrin Assegaf mengungkapkan sosok Farden
Saino menjadi fenomenal karena bukan berangkat dari incumbent  DPRD dan bukan pula mantan pimpinan daerah.
Meski demikian pemilik SSB New Palu Putra ini mampu membuat kejutan dengan
mengalahkan beberapa nama politisi incumbent 
seperti Muh Rum dan Raodah.

“Menjadi wakil rakyat adalah tugas menyuarakan aspirasi rakyat  dan ini adalah amanah yang  yang harus kami pegang kuat,” terang Farden
Saino di kediamannya, Minggu (26/5/2019).

Dikalangan PSSI Sulawesi Tengah, Farden Saino  yang sempat menjadi pimpinan cabang  di salah satu anak perusahaan Astra Group ini
adalah anggota executive committee (exco) Asosiasi PSSI Sulteng yang bertugas
mengawasi kinerja dan roda organisasi 
PSSI Sulawesi Tengah. Paling tidak dua hal yang sama akan menjadi tugas
Sarjana Tehnik ini walaupun konteksnya berbeda, yakni di PSSI dan
pemerintahan. 

Farden Saino  yang lebih akrab
dengan panggilan Deny, hampir dipastikan akan duduk di kursi DPRD Kota
Palu  untuk pertama kalinya.Berdasarkan
hasil rekapitulasi suara yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), Deny
merebut jumlah suara 1601.

Kehadiran Deny di kursi parlemen Kota Palu dalam lima tahun kedepan
diharapkan membawa angin segar di dunia olahraga Kota Palu, khususnya cabang
olahraga populer, sepakbola.*

Pos terkait

banner 580x60