Hidayat Berang, Perahu Bantuan Bocor

  • Whatsapp
Perahu Bantuan Korban Bencana oleh Pemkot tidak layak digunakan. foto: Portal Sulawesi
Sumber: Humas Kota Palu

WALIKOTA Palu Hidayat merasa dilecehkan oleh pihak-pihak
yang sengaja memanfaatkan bantuan bencana mengeruk keuntungan pribadi. Hidayat
pun berang, karena tujuh buah perahu bantuan Pemkot Palu untuk korban Tsunami
di pesisir Teluk Palu ternyata bocor.

Dilansir portalsulawesi, Walikota
memerintahkan Inspektorat Kota Palu melakukan pemeriksaan khusus semua pihak
yang terlibat dengan pengadaan perahu bantuan nelayan untuk warga nelayan korban
Tsunami.
”Saya sudah perintahkan Inspektorat untuk
segera periksa semua pihak yang terlibat dan bertanggung jawab akan bantuan
itu,segera mereka ganti itu perahu yang rusak” tegas Hidayat.

Sementara itu, Inspektur Inspektorat, Didi
Bakran ditemui portalsulawesi disela sela kegiatan buka puasa bersama di kediaman
Walikota Palu membenarkan pernyataan Walikota tersebut.


Menurutnya pihaknya telah memeriksa semua
pihak yang terlibat dalam pengadaan perahu yang diperuntukkan kepada para
nelayan korban tsunami september 2018 silam. “Saya sudah perintahkan pihak
ketiga yang mengadakan perahu tersebut untuk mengganti semua perahu yang rusak
tanpa terkecuali,
ini sesuai instruksi
pak walikota ke kami selaku auditor pemkot” kata Didi Bakran.

Seperti diketahui, Pemkot Palu mengadakan
30 Unit Perahu bantuan untuk nelayan teluk Palu yang terdampak Tsunami,
perahu yang dibagi bagi ke beberapa kelompok nelayan
dipesisir teluk palu belakangan ini ditemukan Bocor dan tak layak pakai melaut.

Kasus bocornya perahu bantuan ini kemudian
menjadi viral di masyarakat. Sejumlah pihak menuding ada kongkalikong dalam
pengadaan bantuan untuk korban bencana tersebut.

Saat ini, pihak Kepolisian Resor Palu
telah menurunkan tim untuk menyelidiki kasus perahu bantuan yang bocor tersebut,unit
Tipikor Polres palu telah mengumpulkan sejumlah keterangan dan barang bukti
untuk didalami lebih lanjut.

Hal ini dibenarkan Kapolres Palu,AKBP
Mujianto S.I.K kepada media ini,menurutnya pihaknya telah melakukan
penyelidikan kasus “lidik kasus perahu ini sedang kami lakukan ” tulisnya
singkat lewat pesan lewat aplikasi WhastAap .***

Pos terkait

banner 580x60