Perempuan Diduga Kurir Sabu Diamankan

  • Whatsapp
Reporter: Yohanes Clemens

Muat Lebih

POLRES Palu melalui
Satuan Reserse Narkoba membekuk oknum perempuan inisial LS (32) yang diduga
sebagai kurir narkoba jenis sabu di Kota Palu.
“LS ditangkap
bersama dengan dua pelaku lain, yaitu HT (24) dan IC (27) yang ditangkap
Selasa, 20 Mei dari dua TKP,” kata Wakapolres Palu Kompol Basrum
Sychbutuh, SH, didampingi Kasat Narkoba Polres Palu Iptu Stefanus Sanam, dan
Paur Humas Polres Palu Aipda I Kadek Aruna, dalam konfrensi pers, di Mapolres
Palu, Kamis (23/5/2019).
Penangkapan LS dan dua
pelaku lain kata Basrum, berdasarkan informasi dari masyarakat yang mencurigai
adanya dugaan tindak penyalahgunaan narkoba di salah satu rumah wilayah Kota Palu.
“Mendapati informasi
itu, anggota langsung mengerebek sebuah rumah di Lorong Citra, Kelurahan Lolu
Utara, Kecamatan Palu Timur, dan pengembangan di Jalan Kancil, Kelurahan Tatura
Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, berhasil mengamankan tiga orang
termasuk perempuan LS,” Jelasnya.
Basrum mengatakan dari
perempuan LS didapati sejumlah barang bukti, berupa dua paket besar plastik
klip yang di dalamnya berisi kristal diduga narkotika jenis sabu dengan berat
brutto 200 gram, satu lembar kantongan plastik warna hitam, satu lembar
kantongan plastik merek ramayana, satu tas warna orange tulisan Sarimi, dan
satu timbangan digital.
“Satu buku
Tabungan Bank Mandiri, dua buku Tabungan Bank BRI, satu ATM Bank BRI, dua
lembar slip setoran Bank Panin, empat lembar slip setoran Bank BRI, dua lembar
bukti transferan Bank BRI, satu lembar kertas catatan, satu buku catatan yang
diduga rekapan penjualan sabu, dua unit HP VIVO dan uang tunai sebesar Rp4,180
juta,” jelasnya.
Basrum katakan, selain
mengamankan ketiga tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti
lain berupa tiga paket plastik klip yang di dalmnya berisi kristal diduga
narkotika jenis sabu dengan berat brutto 23 gram, empat pak plastik klip
kosong, satu buah pireks kaca, satu lembar plastik klip bekas pembungkus
minuman nutrisari.
Tujuh lembar plastik
klip bekas pembungkus yang diduga sabu, lima buah sendok dari pipet plastik,
satu buah cutter, empat buah korek api gas tanpa kepala, satu buah timbangan
digital warna putih, satu buah alat hisap sabu (bong), satu unit HP Vivo V 69
warna hitam dan uang tunai Rp.1.700 juta.
“Ketiga pelaku
dikenai Pasal 114 ayat 2, ancaman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20
tahun dan subsider 112 ayat 2, ancaman paling singkat 4 tahun, paling lama 12
tahun nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika,” tegasnya.

Kepolisian Resor Palu
tak henti-hentinya menghimbau kepada seluruh masyarakat kota Palu agar selalu
meningkatkan kewaspadaan diri, baik saat berada di dalam rumah maupun di luar
rumah. Dengan adanyanva kasus Narkoba ini diharapkan masyarakat dapat,
berpartisipasi dengan kepolisisan resor palu dalam memberantas Narkoba, dan
jadilah Polisi bagi diri sendiri.**

Pos terkait

banner 580x60