Polres Palu Amankan Curanmor dan Curas

  • Whatsapp
@Ilustrasi

Reporter: Yohanes Clemens


Muat Lebih

SATUAN Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Kota Palu,
berhasil mengamankan 3 orang tersangka yang diduga pelaku tindak pidana
pencurian motor (curanmor), beserta salah seorang penadah atau pembeli barang
hasil curian.


Kapolres, di Wakili Paur Humas Polres Palu, Aipda Kadek Aruna
mengatakan, para pelaku tersebut, diamankan berdasarkan laporan polisi dengan
nomor Lp/492/V/2019/Sulteng/Resort Palu, tanggal 13 Mei 2019, dengan tindak
pidana pencurian motor.
“Tersangka yang diamankan masing masing berinisial FH alias Pio, MYH
dan MR, ketiganya di amankan di Jalan Anoa 1 kelurahan Tatura Utara, Kecamatan
Palu Selatan sekitar pukul 11.30 WITA, 13 Mei 2019,” terang Kadek Aruna pada
siaran pers, Kamis (16/05).
Tidak hanya mengamankan tiga pelaku, saat pemeriksaan petugas juga
mengamankan seorang pria berinisial IA yang merupakan salah satu tersangka
pembeli barang curian tersebut.
“Ketiga pelaku sudah kami tetapkan sebagai tersangka. Saat ini telah di
amankan di Mapolres Palu, guna pengembangan dan penyidikan lebih lanjut,”
ungkapnya.
Aipda Kadek menambahkan, dari tangan para pelaku, petugas mengamankan
barang bukti 4 unit sepeda motor. Masing masing satu unit Yamaha X-Ride, dua
unit Yamaha Mio sporti serta satu unit Yamaha Mio soul warna merah.
Saat diperiksa, para tersangka mengakui telah melakukan aksinya di 25
TKP yang ada di sejumlah wilayah Kota Palu. Para tersangka dikenakan Pasal 365,
dengan ancaman hukuman paling lama 9 tahun penjara.
Sementara itu, Reskrim Polres Palu, juga mengamankan para pelaku tindak
pidana pencurian dengan tindak kekerasan (curas) dengan jumlah tersangka 7
orang.
“Dari tangan para pelaku, diamankan 28 lembar seng, 2 buah palu palu, 1
unit motor Yupiter MX dan 1 buah gerobak kayu. Tempat kejadian perkara di Jalan
Miangas, Jalan Maleo Kelurahan Lasoani, dan Jalan Setia Budi Kelurahan Palu
Timur,” jelasnya.
Para pelaku telah diamankan di Mapolres Palu, guna pemeriksaan lebih
lanjut. Pelaku tersebut dikenakan Pasal 365, dengan hukuman paling lama 9 tahun
penjara.**

Pos terkait

banner 580x60