Karena itu, agar tidak gegabah maka perlu dilakukan dahulu studi kelayakan Daerah Otonomi Baru (DOB) untuk menganalisanya dari berbagai perspektif.
Selanjutnya gubernur meminta biro pemerintahan dan otonomi daerah terus berkoordinasi dengan BRIDA dalam penyiapan studi kelayakan terkait pemindahan ibukota Poso dan pembentukan Kotamadya Poso.
“Saya yakin Poso punya masa depan dan semoga bisa menjadi provinsi dalam 20 sampai 30 tahun lagi,” harap gubernur untuk kemajuan Poso di masa depan.
Turut hadir dalam pertemuan, Ketua DPRD Poso Sesi Kristina Mareda, S.H., M.H, Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Drs. Dahri Saleh, M.Si dan pejabat terkait. ***
(Sumber: Ro Adpim Setdaprov Sulteng)









