Generasi Muda Diminta Optimalkan Medsos Guna Tingkatkan Wawasan Kebangsaan

Palu,- Untuk mengantisipasi masyarakat di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) khususnya generasi muda terpapar paham radikalisme yang dapat berujung pada terorisme, pihak pemerintah telah melakukan sejumlah upaya pencegahan dengan cara menanamkan wawasan kebangsaan dan konsensus dasar bernegara.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulteng, Fahrudin D Yambas, menjelaskan, terkait dalam permasalahan ini, pihaknya telah melakukan upaya-upaya pencegahan dengan memberikan pemahaman wawasan kebangsaan dan konsensus dasar bernegara.

“Sebenarnya untuk mendapatkan pemahaman dan pendalaman wawasan kebangsaan serta konsensus dasar bernegara sudah cukup tersedia di Media Sosial (Medsos). Namun, sayangnya generasi muda belum memaksimalkan manfaat Medsos untuk hal itu,” ujarnya, Jumat (4/12/2020).

Padahal, kata dia, terdapat banyak informasi terkait wawasan kebangsaan dan konsensus dasar bernegara di media sosial tapi hanya jadi etalase dan tidak buka. Yang dicari atau dibuka justru hal yang mungkin tidak sesuai dengan kebudayaan orang Indonesia. Ia melanjutkan, jadi sebenarnya tinggal bagaimana generasi muda Indonesia khususnya Sulawesi Tengah untuk mengoptimalkannya (Medsos).

Fahrudin berharap, kepada generasi muda untuk lebih pandai dalam mengoptimalkan serta memanfaatkan media sosial yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pendalaman wawasan kebangsaan serta konsensus dasar bernegara agar tidak mudah terpapar paham radikalisme yang bisa menjurus ke terorisme.

Ia mengatakan, untuk generasi muda harus bisa yakin pada diri sendiri dan memiliki pemahaman tentang pemerintahan, pembangunan dan pelayanan masyarakat termasuk pemahaman yang baik tentang konsensus dasar bernegara.***

Reporter: Windi Kartika