Wawali Imelda Bocorkan Tantangan Palu Mulai Bersih 

  • Whatsapp


PALU – Kota Palu, ibukota Provinsi Sulawesi Tengah terus mengukir prestasi tata kelola kota. Walau delapan tahun lalu luluh lantak diterjang keganasan tiga bencana alam sekaligus. Gempa bumi 7,4 SR, tsunami kurang lebih di atas 11 meter di bibir pantai Talise dan Likuifaksi di Petobo dan Balaroa tahun 2018 silam. 

Kota Palu delapan tahun terakhir bukan hanya membangun kota, tapi melompat mengejar ketertinggalan akibat duka yang tak disangka. Kota yang dikenal dengan pohon kelor (Moringa Oleifera) dengan ‘Jaga Palu’ membangun mentalitas warganya mayoritas penyintas. Alumni 7,4 SR. 

Palu, kini menjadi magnet daerah lain sebagai tujuan spot konten sosial medianya. Mulai ruang publik lapangan Vatulemo, megahnya masjid Baitul Khairaat Palu Barat, dan Jembatan Palu IV dengan elevated roadnya. Palu juga sedang pamer pilot project jalur dua – Jalan Moh Yamin Palu Timur dengan ruas jalan tanpa ‘jemuran tak beraturan kabel listrik’ alias jaringan listrik dan telkom tanam. 

Berita terkait