SULTENG – 28 September 2026 – Riset sederhana redaksi menyandingkan data dan menceritakan fakta. Antara dua provinsi yang beda pendekatan di sektor pendidikan. Provinsi apa itu? Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Sulawesi Tengah.
Akhir September 2026, redaksi menemukan sebuah angka hipotesis bersumber situs resmi kedua provinsi di jejak digital.
ANGGARAN PENDIDIKAN PROVINSI SULAWESI TENGAH TAHUN 2025
Anggaran fungsi pendidikan: Rp1.390.901.142.723 (± Rp1,39 triliun)
TAHUN 2026 Total belanja APBD: ± Rp4,931 triliun
PROGRAM BERANI CERDAS:
2025: Rp178.837.000.000 |
2026: Rp355.261.000.000
KENAIKAN BERANI CERDAS: Rp176.424.000.000
Ketika membuka data APBD TA 2025: pasti akan menemukan angka Rp178.837.000.000
Dokumen itu merincikan alokasi sebagai berikut;
- Beasiswa mahasiswa: sekitar Rp84,042 miliar
- SPP siswa ekonomi lemah: sekitar Rp1,09 miliar
- Beasiswa Cerdas Istimewa/Bakat Istimewa: Rp4,34 miliar
- UKK dan Prakerin SMK: Rp39,95 miliar
- Bantuan guru/ASN/pendidik profesi: Rp1,857 miliar
- Sarpras pendidikan digital SMA/SMK: Rp480 juta;
- Seragam sekolah: Rp5,09 miliar
Bagaimana dengan TA 2026? Jejak digital di google redaksi menemukan sejumlah angka yang beberapa kali mesti dilakukan verifikasi. Agar pembaca menemukan kejernihan informasi.
APBD TA 2026, Dinas Pendidikan Sulteng terekam digital menyebutkan total dukungan BERANI Cerdas dan intervensi pendidikan: dua variabel angkanya yaitu;
Rp355.261.000.000,- Khusus untuk beasiswa mahasiswa BERANI Cerdas: Rp260.406.000.000,-
DKI JAKARTA
2025 2026
Rp20,55 TRILIUN Rp19,75 TRILIUN
24,96% APBD 26,59% APBD
Yang sudah terverifikasi, DKI memiliki Rp20,55 triliun untuk fungsi pendidikan 2025 dan angka Rp19,75 triliun pada 2026. Pemprov DKI menyatakan angka 2026 itu 26,59% dari belanja daerah.
Redaksi melacak portal resmi Pemprov Sulteng memang menyediakan Perda APBD 2025 dan dokumen transparansi keuangan, tetapi angka fungsi pendidikan 2025/2026 belum berhasil redaksi ekstrak secara valid dari lampiran tersedia.
Tetapi, redaksi memperoleh hipotesis dengan angka APBD yang jauh berbeda, (Sulteng dan DKI) tapi alokasi pendidikan utamanya bantuan pendidikan ke perguruan tinggi, Sulteng prosentase angkanya lebih di atas DKI Jakarta.
Provinsi Sulteng memperoleh apresiasi penghargaan sebagai pemerintah daerah dengan persentase penganggaran bidang pendidikan tertinggi tahun 2026.
Penghargaan di ajang “Bago Nggabelo” tahun 2026 yang diselenggarakan Badan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulteng di Hotel Swissbell (25/9/2026).
Selain penghargaan tadi, Pemprov Sulteng juga meraih sejumlah apresiasi. Diantaranya sebagai pemerintah daerah dengan capaian Indeks Kualitas Dapodik Tertinggi, Publikasi Program Prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terbanyak melalui media sosial dan persentase pelaporan BOSP tepat waktu tahap I tahun 2026. ***









