PALU, 23 Oktober 2026 – Kepala Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Tengah DR Rohani Mastura menyebut bahwa keterlibatan PT Bank Sulteng murni sebagai sponsorship di event Gerakan Pangan.
Katanya, Gerakan Pangan adalah gerakan nasional yang ditekankan Badan Pangan Nasional sebagai ‘bantalan’ konkret ke warga tidak mampu sebagai jawaban fluktuasi harga pangan pasar. Sehingga, Gerakan Pangan dapat melibatkan swasta dan perbankan serta kalangan organisasi kemasyarakatan.
‘’Kami perlu memperjelas bahwa keterlibatan PT Bank Sulteng sebagai sponsorship. Kami sangat apresiasi dan bangga. Soal menggunakan CSR atau apapun itu kewenangan manajemen Bank Sulteng ya,’’ kata Rohani kepada media Jumat.
Keterlibatan Bank Sulteng berkaitan dengan Sponsorship Gerakan Pangan Murah utk Subsidi Harga Pangan pada Gerakan Pangan Murah yang di rangkaian dgn Hari Pangan Sedunia.
Pihaknya mengajak pihak manapun menjadi sponsorship. Salah satunya Bank Sulteng dengan nilai Rp11 juta. Dana itu dibelanjakan sesuai volume komoditi
dilaksanakan pada Gerakan Pangan 21 Oktober 2026 lalu.
Keterlibatan swasta, perbankan dan Ormas adalah murni inisiasi Dinas Pangan untuk mengajak kolaborasi dan semangat gotong royong di acara Gerakan Pangan Murah dalam rangka HPS, dan anggaran subsidi. ‘’Kami mengajukan sponsorship sebesar sebelas juta rupiah tidak lebih. Karena itu untuk menunjang volume komoditi yang akan disediakan di acara Gerakan Pangan Murah,’’ tandasnya.
Rohani juga menekankan bahwa semua event Gerakan Pangan Murah adalah gerakan nasional yang wajib diselenggarakan. Olehnya, pihaknya melibatkan seluruh unsur. Pernah bekerja sama dengan TNI dan kepolisian. ‘’Iya semangatnya gotong royong dengan siapa pun kami siap,’’ tandasnya. ***








