Di Tengah Tekanan Fiskal, Bank Sulteng Optimis Capai Laba Bersih Rp400 Miliar Tahun 2026

  • Whatsapp

PALU, 27 Oktober 2026 – Krisis global dipicu perang Rusia – Ukraina, Iran dan USA serta negara cangkangnya, Israel kini terus berimbas. Salah satunya fluktuasi harga minyak mentah dan terganggunya arus ekonomi global. Dipicu El Nino sejumlah negara. 

PT Bank Sulteng, salah satu perbankan daerah mengokohkan diri dari dinamika dan  gejolak fiskal nasional. Perusahaan perbankan Sulawesi Tengah masuk katagori perbankan Sehat di Indonesia. Bank Sulteng optimis mencapai laba bersih tahun 2026 sebesar Rp400 miliar. Per September tercatat laba bersih mencapai Rp306 miliar. 

Direktur Kepatuhan PT Bank Sulteng, Judy Koagow SE, yang mendampingi Direktur Utama Ramiyatie SE di konferensi pers (26/10/2026) menyebutkan bahwa target laba bersih tahun 2026 Rp400 miliar optimis tercapai. 

Ia menguraikan PT Bank Sulteng masuk kategori bank sehat versi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kini tercatat memiliki aset Rp16,2 triliun, telah menyalurkan kredit sebesar Rp9,01 triliun dan menyimpan dana pihak ketiga Rp9,6 triliun. 

Dengan kepercayaan itu, Bank Sulteng diwajibkan menjaga sekuritas bank dengan meningkatkan ketahanan infrastruktur digital. Tujuan, meningkatkan kenyamanan transaksi digital. ‘’Kita berharap maintenance segera mendapat kelayakan dari assessor BI. Kami berharap secepatnya,’’ tandas Judy yang dikenal akrab dengan wartawan. *** 

Berita terkait