Investasi PMA di Sulteng Rangking Kedua Nasional, Total Rp116 Triliun 

  • Whatsapp
RANGKING II NASIONAL, Investasi PMA semester III Januari - September 2026 di Sulawesi Tengah, total Rp116 triliun.kailipost.com

PALU, 30 Oktober 2026 – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sulawesi Tengah menyampaikan capaian realisasi investasi Provinsi Sulawesi Tengah untuk Triwulan III dan kumulatif Januari–September Tahun 2026. Demikian Moh. Rifani Pakamundi S.Sos MSi kepada redaksi siang tadi. 

Realisasi Triwulan III mencapai Rp 47,31 triliun, tumbuh 29,27% dibanding Triwulan II (41,67% yoy dibanding Triwulan III 2025) dan menjaditriwulan dengan realisasi tertinggi sepanjang tahun 2026. 

Secara kumulatif, realisasi Januari–September mencapai Rp 116,00 triliun, atau 123,55% dari target tahunan Rp 93,89 triliun — menandakan target tahunan telah terlampaui sebelum tahun berakhir. 

Dalam peta investasi nasional, Sulawesi Tengah berada di peringkat 2 nasional untuk penanaman modal asing (PMA) dengan kontribusi Rp 110,0 triliun atau 14,1% dari PMA nasional, di bawah Jawa Barat dan di atas Maluku Utara; untuk total realisasi (PMA + PMDN) Sulawesi Tengah berada di peringkat 3 nasional dengan kontribusi 7,5% dari realisasi nasional.

Catatan metodologis: data tahun 2026 menggunakan kurs APBN US$ 1 = Rp 16.500, sedangkan data pembanding tahun 2025 menggunakan Rp 16.000. Pertumbuhan year-on-year (YoY) disajikan terhadap rekapitulasi realisasi Triwulan III 2025 (Rp 33,39T) dan Januari–September 2025 (Rp 97,61 T), disertai pertumbuhan antartriwulan (QoQ) dan terhadap realisasi seluruh tahun 2025 (Rp 127,20 T). 

Data bersumber dari Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) yang diterima Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, di luar sektor hulu migas, perbankan, lembaga keuangan non-bank, asuransi, sewa guna usaha, industri rumah tangga, serta usaha mikro dan kecil. 

Nilai investasi merupakan realisasi tambahan pada periode laporan, bukan rencana investasi. Data Triwulan III merupakan rekapitulasi LKPM per Oktober 2026 dan dapat disesuaikan seiring pembaruan laporan. 

Posisi Sulawesi Tengah di Peta Investasi Nasional

Realisasi investasi nasional Januari–September 2026 mencapai Rp 1.539,2 triliun, atau 75,4% dari target nasional, dengan komposisi PMA Rp 777,8 triliun (50,5%) dan PMDN Rp 761,4 triliun (49,5%).

Dari sisi sebaran wilayah, realisasi di Jawa mencapai Rp 759,8 triliun (49,4%) dan di luar Jawa Rp 779,4 triliun (50,6%) — Sulteng termasuk kontributor utama kelompok luar Jawa. 

Penyerapan tenaga kerja nasional Januari–September tercatat 2.194.496 orang; kontribusi Sulawesi Tengah sebesar 25.436 orang TKI setara sekitar 1,16% dari penyerapan nasional. *** 

Berita terkait