SULTENG, 24 Oktober 2026 – Tagar kangen Jokowi mulai viral, fyp di sejumlah platform sosial media. Teriakan perdana ketika Presiden ketujuh RI berkunjung ke NTT, penyintas bencana alam yang masih banyak di tenda – tenda.
Resonansinya hingga Pulau Kalimantan. Korban kabut asap, orang tua dan anak anak ramai menjadi meme flyer #kangenjokowi Kerinduan publik, diartikulasikan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Tengah sebagai momentum figur Jokowi sangat tepat menahkodai Kapal di samudra lepas, menghadapi badai, angin dan cuaca politik menjelang 2029.
Kata Syafiah Basir, Ketua DPW PSI Sulteng, bahwa aspirasi Jokowi didaulat segera menjadi Ketua Umum PSI dari DPRt, DPC dan DPD seluruh wilayah Sulteng. Kedua; Jokowi adalah figur paripurna. Memiliki rekam jejak politisi nasional satu dekade yang sukses dan memiliki basis personal elektoral yang tak tertandingi oleh mantan mantan presiden sebelumnya.
Sedangkan Fery Anwar, Sekretaris DPW PSI Sulteng menyebut seluruh partai politik di Indonesia memiliki tiga nilai syaratnya. Ketokohan, value (nilai) dan keterpengaruhan yang Signifikan. ‘’Itu semua dimiliki Bapak Joko Widodo. Dan bukan berarti Mas Kaesang tidak sempurna. Dan Mas Kaesang akan melanjutkan studinya di luar negeri,’’ tandasnya saat jumpa pers dengan wartawan di Palu Sabtu siang di sebuah cafe bilangan Jalan Hasanuddin Palu.
Keduanya menyebut Rapimnas di Surabaya 15-16 Nopember 2026 mendatang adalah momentum yang tepat. Olehnya, aspirasi kader, anggota dan simpatisan di Sulteng disuarakan. ‘’Kita mendorong DPP mengapresiasi aspirasi ini,’’ kata Syafiah. ***








