Dunia Penyiaran dan Gerak Cepat Zaman: Refleksi untuk KPID Sulteng

  • Whatsapp

Penyiar tak lagi sendirian di udara; mereka kini berhadapan dengan algoritma, rating, dan tuntutan viralitas.Yang lebih menantang, bukan sekadar kecepatan atau teknologi, melainkan bagaimana menjaga makna dan kepercayaan.

Di tengah hiruk-pikuk dunia digital, perhatian menjadi komoditas langka. Yang tak menarik, yang tak cepat, yang tak sensasional, cepat dilupakan.

Maka, banyak lembaga penyiaran tergoda: memilih jalan pintas, mengejar rating, mengorbankan idealisme. Informasi berubah menjadi konsumsi cepat saji, bukan lagi santapan yang menumbuhkan kesadaran.

Namun, di balik semua itu, ada pertanyaan mendasar: masihkah dunia penyiaran relevan? Masihkah suara yang menyapa dari balik mikrofon dan wajah yang muncul dari balik layar mampu memberi pengaruh yang mendalam?

Saya menjawabnya sendiri: masih. Tapi syaratnya, kita mau berubah atau tidak. Bukan sekadar beralih ke platform digital, tapi juga menjaga kualitas isi dan integritas suara.

Berita terkait