Delegasi Honorer Kecewa Usai Bertemu Wagub Sulteng; Omon-omon THR Tidak Jelas ! 

  • Whatsapp

SULTENG –  Kamis, 12 Maret 2026 di ruang Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny A Lamadjido sedang menerima tiga delegasi tenaga non ASN, non PPPK alias honorer di lingkup Pemprov. Tiga orang tersebut mewakili rekan – rekannya yang sebelumnya datang dengan pakaian rapi batik lebih 12 orang. Demikian pantauan kailipost.com 

Pertemuan tak dapat diliput. Bahkan tak semua wakil honorer dapat masuk ruangan Wagub. ‘’Hanya dibatasi tiga orang. Kita sudah sepakat tidak demo karena mau diajak pertemuan dengan Ibu (Wagub). Tapi kita tidak mendapatkan kepastian honor dan THR kapan dibayar. Lebaran sisa 10 hari,’’ aku salah satu honorer minta namanya tak dipublis menjaga ‘periuk nasi’ di salah satu OPD. 

Rencana Demo Kenapa Tidak Jadi? ‘’Komiu pasti paham flyer kita sebar di IG tapi ada yang minta te usah demo nanti dikse ketemu ibu Wagub. Ya kita sebagai honorer senang direspon,’’ jawabnya.

Tapi, sampai di kantor gubernur kita cuma diterima tiga orang,’’ sambung honorer yang mengaku sudah tiga tahun. Ia mengaku tenaga teknis yang sangat dibutuhkan OPD. ‘’Kita dipakai keringat tapi tidak jelas kapan dibayar. Ingat lee ini puasa, Islam jelas aturan soal buruh dan majikan soal kerja. Percuma banyak kutbah kalau omon-omon,’’ ujarnya dengan nada jengkel. 

BERITA SEBELUMNYA : https://kailipost.com/2026/03/wagub-sulteng-janji-bayar-honor-2-000-an-pegawai-honorer-sebelum-idul-fitri.html 

IKUTI INFO TERBAIK DI SALURAN : https://whatsapp.com/channel/0029Vb6FPIFBPzjgnIFQ6V3V/1492 

Usai diberitakan sekira 2.000 tenaga honorer Pemprov Sulawesi Tengah resah dan gelisah hingga 10 Maret 2026 kemarin tak jelas dibayarkan, Wakil Gubernur Reny A Lamadjido langsung memberikan reaksi.  *** 

Berita terkait