SULTENG – Usai diberitakan sekira 2.000 tenaga honorer Pemprov Sulawesi Tengah resah dan gelisah hingga 10 Maret 2026 kemarin tak jelas dibayarkan, Wakil Gubernur Reny A Lamadjido langsung memberikan reaksi.
‘’Sabar anak – anakku pasti dibayar dan sekarang sedang dihitung. Saat ini prosesnya sedang berjalan.’’ Dicuplik dari release yang disebarkan tim media gubernur (10/3/2026).
Ia menjelaskan, tenaga honorer yang tetap akan menerima pembayaran adalah mereka yang telah lama bekerja di lingkungan Pemprov Sulteng namun belum lulus dalam seleksi CPNS maupun PPPK, termasuk skema PPPK paruh waktu, sementara tenaga mereka masih dibutuhkan untuk mendukung jalannya pelayanan pemerintahan. Wagub didampingi Kabag Perencanaan Moh Rival, Kabag MKP Moh Riyan, Kabid Anggaran Adiguna, serta Kabag Protokol Zurkarnain.
Pemprov Sulteng juga mengimbau para tenaga honorer untuk tetap tenang dan bersabar sambil menunggu proses pembayaran yang saat ini masih berjalan.
BERITA TERKAIT : https://kailipost.com/2026/03/belum-jelas-honor-dan-thr-2-000-honorer-pemprov-sulteng-ancam-demo.html
IKUTI BERITA TERKINI DI : https://whatsapp.com/channel/0029Vb6FPIFBPzjgnIFQ6V3V/1490
Ribuan honorer Pemprov Sulteng sejak Januari, Februari dan 10 Maret kemarin menunggu kabar nasib honor yang tak kunjung pasti. Menyebabkan mereka resah dan gelisah hingga mengirim informasi ke media ini. Bahkan, mereka akan mengancam demonstrasi bila sepekan menyambut Idul Fitri 1447 H tak menerima honor. ***









