ADU KUAT DUA POROS; SIAPA KETUA KADIN SULTENG 

  • Whatsapp
Screenshot


KAMAR DAGANG DAN INDUSTRI, atau KADIN Sulawesi Tengah memilih ketuanya. Sirkulasi kepemimpinan KADIN Sulteng kini menghadirkan dua poros kuat. Yaitu bakal calon Gufran Ahmad (Ketua KADIN Palu) dan Endi Hermawan (pengusaha). Sedangkan poros Nur Rahmatu yang disebut – sebut maju belum mengambil formulir ‘setor 200 juta’ rupiah. 


Poros Endi didukung kalangan mayoritas pengurus KADIN yang dipecat Nur Rahmatu. Walaupun pihak KADIN Indonesia telah mendamaikan dan menganjurkan pengembalian mereka menjadi pengurus. Endi juga didukung tokoh – tokoh dan aktivis partai politik. Amatan saya, banyak kader Partai Golkar yang simpati dan mengantar Endi mendaftar. 


Bagaimana dengan Gufron Ahmad? Disebut Poros Anak Muda. Figur Gufron membawa vibes pengusaha muda milenial. Poros Gufron banyak kawan kawan Hijau Hitam. Bahkan, nama Ahmad H Ali (politisi nasional) kerab dijadikan magnet jelang Musda. 


Gufron memiliki Tagline ‘Ayo Berkadin’ sejak Ketua KADIN Palu. Bahkan tagline ‘Ayo Berkadin’ diadopsi KADIN Indonesia. Ia pun membuka peluang ‘Open Rekrutmen’ kata Andi Kaimuddin sambil menyebut struktur pengurus didominasi UMKM. ‘’KADIN Palu sarat event dan aktivitas. Organisasi benar – benar anggotanya pengusaha pedagang dan pelaku industri. 


Poros Endi pun tidak bisa dipandang enteng. Lobi lobi politik di penentu pilihan melalui kekuatan politik kabupaten dan kota bisa diraba saat ini dikuasai kekuatan politik apa? Semua pasti paham. 


Poros Nur Rahmatu, juga dikabarkan akan mendaftar rencana 15 Maret mendatang. Siapa saja kekuatan di belakang incumbent? Masih belum dapat diraba. 

600 JUTA RUPIAH 

KADIN Sulteng di hajatan Musprov kali ini mematok kontribusi total Rp600 juta. Rp200 juta saat mengambil formulir. Dan mengembalikan formulir membayar kontribusi Rp400 juta/calon. ***

Berita terkait