Menurutnya, Sulteng kini telah memiliki identitas produk melalui branding “Durian Vulcano Indonesia”, yang diharapkan menjadi ciri khas durian asal Sulawesi Tengah di pasar nasional maupun internasional.
Gubernur menjelaskan, perjuangan menembus pasar ekspor telah dilakukan sejak sebelum dirinya menjabat sebagai gubernur. Ekspor perdana durian Sulteng berhasil direalisasikan pada 2025 dan terus dikembangkan hingga saat ini.
Dalam dua kunjungannya ke Republik Rakyat Tiongkok, Gubernur juga membawa misi untuk memperkenalkan durian Sulteng. Ia menilai pasar Tiongkok memiliki peluang besar karena kedekatan geografis dan meningkatnya konektivitas transportasi antara Sulteng dan Tiongkok.








