PALU, 05 Agustus 2026 – Penanaman 2.000 pohon cabai di Kelurahan Poboya menjadi salah satu langkah konkret Pemkot Palu memperluas gerakan Kelurahan Menanam sekaligus mengoptimalkan lahan produktif yang tersedia di wilayah Kota Palu.
Kegiatan dihadiri Wakil Wali Kota Imelda Liliana Muhidin, SE., M.A.P., didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Palu, Lukman, S.Pt., M.M., secara simbolis melakukan penanaman 2.000 pohon tanaman cabai di Kelurahan Poboya.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Palu Mapan (Mandiri, Adaptif, dan Stabilitas Pangan) atau Kelurahan Menanam terus didorong Pemkot sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat di tingkat kelurahan.
Penanaman cabai kali ini dilaksanakan di atas lahan seluas 10 are atau sekitar 1.500 meter persegi.
Wakil Wali Kota Imelda bersama Kepala DPKP Kota Palu Lukman turut melakukan penanaman secara simbolis sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan komoditas hortikultura di wilayah Kota Palu.
Kepala DPKP Kota Palu, Lukman, menjelaskan bahwa kegiatan di Kelurahan Poboya merupakan bagian dari pelaksanaan program Kelurahan Menanam atau yang dikenal dengan Palu Mapan.
“Iya, ini adalah program Kelurahan Menanam atau biasa dikenal dengan Palu Mapan. Sama seperti di Kawatuna,” ungkap Kadis. Menurut Kadis, Kelurahan Poboya menjadi salah satu wilayah yang ditetapkan sebagai kelurahan tematik cabai di Kota Palu. Secara keseluruhan, terdapat 10 kelurahan yang ditetapkan untuk menjadi kelurahan tematik cabai. ***
lo








