Gubernur Anwar Sebut Jembatan Wombo ‘Tol Desa’ Ini Alasannya 

  • Whatsapp
Gubernur Sulteng Anwar Hafid resmikan jembatan antardesa bantuan Pemprov sebagai wujud Tol Desa.foto/ist

DONGGALA, 5 Oktober 2026 – Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menyebut Jembatan Wombo Kalonggo bukan sekadar penghubung antardesa, tetapi sebagai “tol desa”. Alasannya, karena jembatan ini menjadi jalur vital yang memperlancar mobilitas masyarakat di wilayah Tanantovea.

Gubernur menyampaikan saat meninjau pembangunan jembatan di Desa Wombo Kalonggo, Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala (4/10). Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk dukungan Pemprov ke pemerintah kabupaten untuk memastikan akses masyarakat tetap terbuka di tengah keterbatasan kemampuan fiskal kabupaten.

“Ini jalur yang sangat vital bagi masyarakat antara dua desa. Ini sama dengan Berani Lancar, namanya tol desa,” terangnya bahwa jembatan tidak hanya menghubungkan Desa Wombo dan Wombo Kalonggo, tetapi juga memperkuat konektivitas menuju Desa Wombo Mpanau dan wilayah sekitarnya.

Lanjutnya lagi, Gubernur mengatakan bahwa jalan dan jembatan bukan sekadar bangunan fisik, tetapi akses menuju pusat ekonomi, pelayanan publik, pendidikan, hingga aktivitas sosial masyarakat.

Olehnya itu, Pemprov juga mendorong konektivitas Siniu–Pantolon sebagai jalur alternatif yang dinilai strategis untuk membuka akses baru sekaligus mendukung pengembangan kawasan industri. 

Selain itu, Pemprov Sulteng menyerahkan bantuan sosial berupa 1.500 paket sembako kepada masyarakat di tiga desa, masing-masing sebanyak 500 paket. Masyarakat juga didorong untuk menyampaikan aspirasi dan pengaduan melalui layanan Berani Samporoa di nomor 0811-6662-222 selama 24 jam. *** 

Berita terkait