“Kita berharap hasil panennya nanti bisa langsung dipasarkan kepada pengecer, bukan melalui tengkulak. Pemerintah akan terus memberikan pendampingan sehingga petani memperoleh nilai jual yang lebih baik. Yang paling penting, pemerintah harus selalu hadir bersama petani dan mendukung mereka dalam meningkatkan kesejahteraannya,” tutur wakil wali kota.
Melalui penanaman 4.000 bibit tomat tersebut, Pemerintah Kota Palu menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan sektor pertanian sebagai salah satu penopang ketahanan pangan daerah.
Optimalisasi lahan produktif, dukungan terhadap kebutuhan petani, serta pendampingan berkelanjutan diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sekaligus pendapatan masyarakat petani di Kota Palu.
Rilis. Imron
Foto. Jufri
Protokol. Buyung. Fahri dan Kabag Miranti Wulandari – Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Palu. ***








