Menurut Reny, pemeriksaan kesehatan tidak boleh hanya dipandang sebagai tahapan administratif sebelum keberangkatan. Kondisi kesehatan jemaah perlu dipastikan secara menyeluruh agar mereka benar-benar siap menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Karena itu, ia meminta Dinas Kesehatan bersama jajaran terkait meningkatkan kualitas proses pemeriksaan, termasuk memastikan calon jemaah mendapatkan penanganan apabila ditemukan kondisi kesehatan yang membutuhkan perhatian lebih lanjut.








