Sekretaris BKPSDM Donggala Overlap

  • Whatsapp
Reporter/Donggala: Syamsir Hasan

Muat Lebih

SEKRETARIS Badan Kepegawaian dan
Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Donggala, Drs Isngadi MAP
dinilai telah melampaui kewenangan dan overlap dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Hal tersebut disampaikan
kepala BKPSDM Donggala, Abdullah Lahinta,S.Sos, Senin (15/04/2019) soal
pernyataan Isngadi terkait rencana Pemda Donggala akan melakukan lelang
jabatan.
“Yang disampaikan
Isngadi itu keliru. Lagipula bukan kapasitas dia menyampaikan soal lelang
jabatan. Sekurang-kurangnya Sekda sebagai ketua Baperjakat. Ini kan dia
bertindak diluar kewenangannya. Isngadi overlap,” ujarnya.
Abdullah Lahinta mengaku
memang akan ada pelelangan jabatan, tapi yang dilelang itu hanya posisi untuk
Kadis yang pensiun pada bulan April ini, yaitu Kepala Dinas Arsip terhitung
tanggal 4 April.  Kepala Dinas DLH pensiun 1 April, Badan Penelitian Dan
Pembangunan Daerah dan staf ahli yang ditinggal ibu dokter Anita.
Abdullah Lahinta
menegaskan jabatan yang disebut sekretarisnya yang akan dilelang yakni posisi
Kepala BKPSDM dan posisi Kadis Transmigrasi dan Tenaga Kerja, adalah
keliru.  Sebab posisi itu masih terisi dan kadisnya belum memasuki masa
pensiun.
Kata Abdullah Lahinta
lagi proses lelang jabatan hingga saat sekarang masih dalam proses pengusulan
dan ada tahapan di dahului, bukan asal menempatkan pejabat apalagi sampai
mengurusi kursi yang masih berpenghuni alias belum memasuki masa pensiun.
“Proses lelang jabatan
itu ada namanya pengsulan kemudian dibuktikan dengan SK pensiun kadis  dan
mendapat persetujuan KASN baru bisa dilakukan lelang jabatan. Untuk Donggala
saat sekarang yang sifatnya mendesak dilakukan lelang jabatan hanya empat
pertama DLH, Arsip, Balitbang, dan Staf ahli dan sekarang masih dalam proses
tinggal menunggu persetujuan dari KASN,” sebutnya.
Dia menyampaikan kepada
seluruh pejabat Donggala untuk tidak terpengaruh dengan isu lelang jabatan yang
sekarang sudah terlanjur disampaikan kemedia oleh sekretarisnya, Karena BKPSDM
belum melakukan lelalang jabatan
“Lelang jabatan menunggu
rekomenadsi dari KASN baru kemudian BKPSDM menindaklanjuti, jadi jangan
terpengaruh dengan informasi yang beredar,” tukasnya.**

Pos terkait

banner 580x60