Banggar DPRD Palu Tak Anggarkan RS Anutapura

  • Whatsapp
Reporter: Ramdan Otoluwa

Muat Lebih

KETUA Badan Anggaran DPRD Kota Palu, Ishak Cae
menyatakan tidak akan mengganggarkan perbaikan maupun pembangunan kembali Rumah
Sakit Umum (RSU) Anutapura Palu yang sebagian besar rusak parah akibat bencana
28 September 2018.
Baik dalam APBD maupun dalam APBD
Perubahan ia tidak akan mengganggarkan untuk memulihkan RSU terbesar di
Sulawesi Tengah itu.
“RSU Anutapura yang ada di
dekat kawasan likuefaksi Balaroa itu rencananya akan dipindahkan (direlokasi).
Makanya tidak akan kita anggarkan,” katanya di Palu, Kamis (4/7/2019),
seperti dilansir Antara.
Jika RSU Anutapura Palu tetap
berada di situ, tambahnya dapat mengancam keselamatan warga yang datang untuk
berobat dan memeriksakan kesehatannya.
Tidak hanya warga, keselamatan
tenaga medis yang bertugas di sana pun dapat terancam. Apalagi rumah sakit
tersebut hanya berjarak sekitar 200 meter dari kawasan likuefaksi Balaroa.
“Olehnya kita masih menunggu
penetapan Perda (Peraturan Daerah) Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Sulawesi
Tengah. Katanya akan ditetapkam bulan Agustus 2019,” ucapnya.
Jika Perda RTRW Sulawesi Tengah
telah ditetapkan sambungnya, barulah Pemerintah Kota Palu bersama DPRD Palu
dapat duduk bersama membahas Rancangan Perda tentang Revisi RTRW Kota Palu dan
menetapkan RTRW ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah tersebut.
“Dalam Rancangan Perda
tentang Revisi RTRW Kota Palu itu akan kita bahas dimana lahan yang pas, layak
dan aman untuk memindahkan RSU Anutapura Palu,” ujarnya.
RSU Anutapura merupakan salah
satu fasilitas kesehatan milik Pemkot Palu yang rusak parah akibat gempa
bermagnitudo 7,4 yang disusul tsunami dan likuefaksi pada 28 September 2018.
Hampir setengah bangunan di RSU
Anutapura rusak parah sehingga harus dihancurkan dan diratakan.**

Pos terkait

banner 580x60