Perbaiki Rumah Sendiri Tetap Mendapatkan Dana Stimulan

banner 728x90

Palu, – Bagi warga terdampak bencana alam yang telah memperbaiki rumahnya sendiri, tetap akan mendapatkan dana Stimulan.

Hal itu diungkapkan Walikota Palu, Hidayat saat menghadiri pelepasan Purnabhakti Pengawas, Kepala Sekolah, dan Guru UPTD wilayah III Kecamatan Palu Selatan-Tatanga di gedung kantor kopersi Simpatik, Rabu (15/01/2020).

Baca Juga

“Walaupun masyarakat sudah memperbaiki rumahnya, mereka tetap dikasih,” sebut Walikota Palu.

Wali kota juga mengingatkan agar para guru dan pensiunan tidak terpengaruh dengan orang yang hanya pintar berbicara. Namun tidak paham mengenai proses terkait pencairan dana stimulan.

“Sudah ada 352 orang yang sudah kita rekrut menjadi tim pendamping. Merekalah yang akan turun ke lapangan. Tugasnya membuat RKA belanja rumah rusak berat. Setelah mereka susun, diperlihatkan kepada pemilik rumah untuk disetujui dan ditandatangani dan diketahui oleh Lurah.

Kemudian data dikirim ke BPBD yang akan mengkroscek persyaratannya. Setelah dicek, langsung ke Keuangan dan ke Bank Sulteng, lalu dikirim langsung ke rekening yang bersangkutan,” jelas Wali kota Palu.

Menurutnya, Rencana Kerja Anggaran (RKA) yang telah disusun itulah menjadi bukti pertanggungjawaban Pemerintah Daerah ke Pemerintah Pusat. Sementara untuk stimulan rumah rusak ringan dan sedang, masyarakat dapat langsung mengambil uangnya tanpa ada pendampingan dari Tim Pendampingan Pembangunan Perumahan (TP4).

Dia juga mengajak para kepala sekolah dan guru maupun para pensiunan agar bersama-sama memperbaiki citra kota Palu di mata lokal, Nasional maupun Internasional. Akibat beredarnya video-video editan pasca bencana tanggal 28 September 2018 silam.

“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama, Palu dihujat dunia, bahkan ada yang bilang Palu bejat moralnya. Saya tekankan itu bukan di Palu. Peristiwa bencana itu, betul-betul kami ada di Pantai dan tidak ada kegiatan seperti yang ada di dalam video,” kata Wali kota.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Kadis Pendidikan dan Kebudayaan kota Palu Ansyar Sutiadi dan Kadis Perpustakaan dan Pengarsipan kota Palu Presly Tampubolon.***

Sumber: Humas Pemkot Palu/Firmansyah Lawawi

Berita terkait