Gubernur Anwar Hafid menuturkan bahwa sebagian besar lulusan SMA/SMK di Sulteng memilih segera bekerja bahkan tidak sedikit yang ingin bekerja ke luar negeri.
Alasan mereka ulas gubernur adalah hasrat yang besar untuk menjadi pahlawan keluarga dengan mencari nafkah secara mandiri agar ekonomi keluarga terbantu dan beban orangtua terangkat.
Namun di balik motivasi mulia tersebut, tersimpan tantangan besar antara lain: minimnya keterampilan; resiko eksploitasi dan kesenjangan peluang kerja bagi fresh graduate atau lulusan baru yang minim pengalaman kerja.
Olehnya itu, Gubernur Anwar Hafid berencana melakukan MoU dengan kementerian teknis termasuk kementerian P2MI agar ke depan pekerja migran asal Sulteng dapat diprioritaskan penempatannya ke sejumlah negara tujuan yang prospektif.
Selain itu gubernur juga mengisyaratkan pentingnya BLK terakreditasi hadir di kabupaten kota se Sulteng sebagai lembaga vokasional untuk mempersiapkan SDM unggul berkualitas yang handal dan siap kerja dengan jaminan sertifikat kompetensi.
Tak sampai di situ, bagi lulusan SMA/SMK yang memilih untuk melanjutkan pendidikan ke bangku kuliah tapi terganjal masalah biaya maka Gubernur Anwar Hafid lewat program BERANI Cerdas akan memastikan bantuan beasiswa yang diterima tiap tahun.
“Kami berharap dukungan dan perhatian pak Menteri sebagai perwakilan Sulawesi Tengah di pusat,”ujarnya dengan penuh optimisme.
Sementara itu, Menteri Abdul Kadir Karding sangat menyambut baik aspirasi dan harapan gubernur untuk didorongnya ke pusat lewat kolaborasi dan sinergitas dengan kementerian teknis.
Terkait keinginan besar para lulusan SMA/SMK Sulteng untuk bekerja ke luar negeri maka Menteri P2MI mendorong penguasaan Bahasa Inggris sebagai syarat mutlak supaya mereka dapat berkomunikasi dan diterima dengan baik di negara penempatan.
Di kesempatan itu, Ia juga memaparkan sejumlah program strategis kementerian guna meningkatkan perlindungan dan kesejahteraan PMI, diantaranya layanan help desk PMI dan program PMI Purna Berdaya.
“Ini panggilan kami sebagai anak daerah untuk berkontribusi bagi tanah kelahiran,”pungkasnya.
(Ro Adpim Setdaprov Sulteng)