Kepada redaksi ketika ditanya kebenaran tulisannya, Andi Ridwan membenarkan. ‘’Tulis saja ke media dan edit bila ada kata kata yang kurang tepat,’’ jawabnya lewat chatting Minggu (26/4/2026).
Kan belum tender, bagaimana bisa disimpulkan ada ‘ijon proyek’? ‘’olehnya dikatakan” Ijon proyek”
yang artinya proses tender aja belum, tapi dilapangan sdh dikerjakan,’’ jawabnya lagi.
Siapa sih yang disasar dalam tulisan itu? Ridwan menulisnya adanya mupakat jahat (meeting of mind) antara penyelenggara negara dan pihak swasta dari dugaan penyimpangan PBJ (Pengadaan Barang Jasa), 43 unit kendaraan mobil ambulance itu, di alinea kelima.
Ia kembali menulis bahwa tender belum dilakukan tapi ada perusahaan yang sudah ‘menyiapkan’ karoseri hingga bekerja menyiapkan 43 unit ambulance. Penelusuran sementara ia menduga perusahaan dealer di Kota Bandung yang kerjasama dengan perusahaan cabangnya di Makassar. Termasuk karoseri ambulance dikerjaan oleh PT API (Ambulance Pintar Indonesia) di Jakarta, narasinya.








