Pesan tersebut kemudian menjadi kenangan yang sangat membekas bagi Gubernur. Ia menilai Habib Saggaf bukan hanya seorang ulama besar, tetapi juga sosok yang berpikiran moderat dan memiliki perhatian besar terhadap ilmu pengetahuan, pendidikan, pemerintahan, serta pembangunan daerah.
“Habib Saggaf telah meninggalkan kita, tetapi beliau masih terus ada dalam kehidupan kita melalui ilmu, nasihat, dan perjuangan yang beliau wariskan,” katanya.
Gubernur mengajak seluruh pihak untuk bergandengan tangan memperkuat Alkhairaat agar semakin maju dan mampu memberikan kontribusi lebih besar bagi bangsa.
“Mari kita bergandengan tangan menjadikan Alkhairaat sebagai salah satu lembaga pendidikan terbesar di Indonesia. Mudah-mudahan dengan dukungan pemerintah, dunia usaha dan seluruh masyarakat, Alkhairaat menjadi kekuatan besar bagi Republik Indonesia,” pungkasnya.
Haul tersebut turut dihadiri Ketua Umum PB Alkhairaat Dr. H.S. Mohsen Aliydrus, M.M., Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Tengah Ir. Hj. Sry Nirwanti Bahasoan, para habaib dan ulama, Forkopimda, kepala OPD lingkup Pemprov Sulteng, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. ***








