Menurut Anwar, pembangunan tidak cukup hanya berdasarkan perencanaan dari pemerintah. Kebutuhan dan potensi masyarakat di tingkat desa juga harus diketahui secara langsung sehingga program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat bagi warga.
“Sepanjang tidak ada tim ahli yang melakukan needs assessment kepada masyarakat, perencanaan kita berisiko tidak mencapai hasil yang diharapkan,” kata Anwar di Palu, Rabu (14/10/2026).
Ia mencontohkan potensi wisata dan kerajinan tenun sarung Donggala yang masih memiliki peluang untuk dikembangkan. Pengembangan tersebut dapat dilakukan melalui pendampingan kepada masyarakat, peningkatan kualitas produk serta promosi yang lebih luas.








