PALU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) mulai memetakan kebutuhan sekaligus potensi masyarakat di ribuan desa sebagai bagian dari upaya memastikan program pembangunan lebih tepat sasaran.
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid mengatakan pemetaan tersebut dilakukan dengan melihat berbagai sektor yang menjadi kekuatan masyarakat di masing-masing wilayah. Di antaranya pertanian, kelautan, sumber daya alam hingga pariwisata.








