Menurut Anwar, kabut asap yang terjadi belakangan ini tidak hanya berdampak terhadap aktivitas masyarakat, tetapi juga telah mengganggu perjalanan udara di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut, kata dia, perlu menjadi momentum untuk melakukan introspeksi sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
“Solusi yang paling jitu sekarang ini adalah memohon pertolongan Allah,” ujar Anwar Hafid di hadapan jamaah.
Ia menilai persoalan kabut asap tidak seharusnya hanya dihadapi dengan saling menyalahkan. Pemerintah dan masyarakat perlu bersama-sama menghadapi dampaknya serta mengambil langkah yang diperlukan untuk menjaga lingkungan.
Selain persoalan kabut asap, Gubernur juga mendorong masyarakat untuk kembali menghidupkan aktivitas keagamaan di lingkungan masing-masing. Menurutnya, penguatan kehidupan spiritual dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menghadapi berbagai persoalan yang terjadi di daerah.








