Gubernur juga mendorong agar budaya leluhur terus dilestarikan dan diwariskan kepada generasi muda. Ia mengusulkan agar pelaksanaan festival pada tahun mendatang menghadirkan tradisi makan bersama secara massal yang melibatkan masyarakat dan seluruh peserta tanpa membedakan kedudukan maupun jabatan.
Menurutnya, tradisi tersebut dapat menjadi ruang kebersamaan sekaligus memperkenalkan nilai-nilai luhur masyarakat Poso kepada wisatawan yang berkunjung.
Selain memperkuat budaya, Gubernur menegaskan pentingnya menjaga kelestarian Danau Poso sebagai sumber kehidupan masyarakat. Ia mengingatkan agar masyarakat menjaga pepohonan di sekitar danau, tidak membuang sampah plastik sembarangan, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
“Danau Poso ini bukan sekadar indah, Danau Poso ini tidak sekadar membangkitkan listrik, tapi Danau Poso ini adalah kehidupan. Kalau kita mencintai kehidupan, maka cintailah Danau Poso ini,” tegasnya.








