Gubernur Anwar Hafid Temui Menteri Haji dan Umrah, Embarkasi Antara Palu Ditargetkan Beroperasi 2027

  • Whatsapp

Menurutnya, keberadaan Embarkasi Antara Palu akan membawa manfaat nyata bagi calon jemaah haji. Selama ini, jemaah dari Sulawesi Tengah yang berangkat melalui Embarkasi Balikpapan harus menjalani proses transit yang dapat mencakup menginap di asrama haji sebelum melanjutkan perjalanan menuju Tanah Suci.

Dengan adanya Embarkasi Antara di Palu, proses keberangkatan diharapkan menjadi lebih praktis. Calon jemaah haji nantinya diharapkan cukup menjalani proses transit penerbangan sesuai skema yang ditetapkan, tanpa harus menginap di asrama haji Balikpapan, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Jeddah.

Manfaat Embarkasi Antara Palu juga diharapkan tidak hanya dirasakan oleh masyarakat Sulawesi Tengah. Calon jemaah haji dari wilayah sekitar, termasuk Sulawesi Barat dan Sulawesi Utara, berpotensi memperoleh akses perjalanan yang lebih mudah dan nyaman apabila skema layanan tersebut dapat direalisasikan sesuai ketentuan pemerintah.

Terlebih, Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Palu telah berstatus sebagai bandara internasional, yang diharapkan dapat mendukung pengembangan layanan penerbangan dan penyelenggaraan perjalanan haji dari Sulawesi Tengah.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap, melalui koordinasi dengan Kementerian Haji dan Umrah RI serta penyelesaian tahapan verifikasi yang diperlukan, rencana Embarkasi Antara Palu dapat segera diwujudkan.

Realisasi embarkasi ini diharapkan menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan ibadah haji, sekaligus menghadirkan proses keberangkatan yang lebih mudah, nyaman, dan efisien bagi masyarakat di kawasan Sulawesi. **

Berita terkait