Karena itu, ia mengajak warga agar tidak menjadikan emosi sebagai dasar dalam menyelesaikan persoalan. Menurutnya, komunikasi dan musyawarah harus menjadi jalan utama ketika terjadi perbedaan atau perselisihan.
Reny juga mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati menerima informasi yang beredar, terutama kabar yang belum dapat dipastikan kebenarannya dan berpotensi memicu ketegangan baru.
Ia meminta persoalan yang berkaitan dengan hukum dipercayakan kepada aparat berwenang, sementara masyarakat diharapkan ikut menjaga suasana lingkungan agar tetap aman.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap seluruh pihak dapat mengambil pelajaran dari peristiwa tersebut. Upaya menjaga keamanan tidak cukup hanya dilakukan setelah konflik terjadi, tetapi juga membutuhkan kesadaran bersama untuk mencegah munculnya persoalan serupa.
Melalui kunjungan tersebut, Reny berharap masyarakat Kota Palu dapat kembali membangun hubungan persaudaraan dan tidak membiarkan peristiwa bentrokan memperpanjang perpecahan di lingkungan masing-masing.
Kondisi yang aman dan damai, menurutnya, menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan seluruh warga.








