Anleg DPRD Kritik ‘Debat Kandidat’

  • Whatsapp

Reporter/Donggala: Zubair 

KAILIPOST.COM,-DONGGALA-GELARAN Debat kandidat tahap pertama yang dilaksanakan KPU Donggala menuai kritik dari sejumlah anggota DPRD Donggala. Salah satunya ialah Namrud Mado. Kepada Kaili Post, Senin (02/04/2018), ia mengaku tidak puas dengan penyelenggaraan debat kandidat tersebut. Mulai dari sound sistem, dan penataan dalam ruangan menjadi sorotan Namrud. Sempitnya ruang di gedung Oasis disebutnya tidak layak dan tidak refresentatif Untuk sebuah iven sekelas debat Pilkada. ‘’Kalau dulu digelar di gedung dewan karena itu memang layak digunakan selain luas, pengeras suara di dewan tidak perlu diragukan,” usul Namrud lagi.

Selain itu, penempatan tamu yang tidak sesuai dengan etika, sehingga kesannya itu tidak sukses. Di sisi lain, seluruh anggota Dewan Donggala tidak diundang semua. Padahal dewan adalah refresentatif perwakilan masyarakat Donggala. ‘’KPU harus menerima masukan dari sejumlah kalangan, untuk memilih tempat dan gedung yang refresentatif,” ujarnya.

Penempatan tamu undangan yang diatur berdempetan sangat menyesakkan undangan. Terlebih fasilitas pendingin ruangan tidak memadai.

BACA SELENGKAPNYA DI HARIAN KAILI POST…!

Berita terkait