Erlangga Serahkan Sekolah Tenda ke Sigi dan Donggala

  • Whatsapp
Penerbit Erlangga telah menyerahkan dua unit sekolah darurat dalam bentuk tenda ke Pemerintah Kabupaten Sigi dan Kabupaten Donggala Rabu (9/1/2019)

Citizen Journalism:
Amiludin

PENERBIT PT Erlangga telah menyerahkan dua unit sekolah
darurat dalam bentuk tenda ke Pemerintah Kabupaten Sigi dan Kabupaten Donggala
sebagai bentuk kepedulian atas musibah melanda daerah ini pada 28 September
2018 silam. Bantuan melalui program Erlangga Peduli ini sekaligus sebagai
bentuk dukungan ke pemerintah, khususnya pada sektor pendidikan.

Dua sekolah tersebut seperti Sekolah Darurat SDN
Salove, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi yang diterima langsung oleh Kadis
Pendidikan Kabupaten Sigi, Kaimun P, serta Sekolah Darurat SDN 4 Banawa yang
juga diterima langsung oleh Kadis Pendidikan Kabupaten Donggala, Ibrahim
Drakel.

Kedua unit sekolah ini dilengkapi sarana dan
prasarana seperti Whiteboard dan kipas angin di setiap ruang kelas,  Vaping Blok, tempat sampah, dan kulkas untuk
ruang guru.  

Bukan hanya itu, setiap peserta didik dan guru di
dua sekolah ini juga mendapatkan masing-masing satu pasang sepatu sesuai dengan
ukuran kaki masing-masing, berdasarkan data dari pihak sekolah.

Direktur Utama Penerbit PT Erlangga Raja DM
Hutauruk mengatakan Erlangga tidak hanya mau datang ke daerah ini semata-mata
mencari profit, melainkan menjadi bagian dari masyarakat daerah itu sendiri, sehingga
ikut merasakan apa yang dialami oleh masyarakat di daerah itu. 

“Harus ada
simbiosis mutualisme antara masyarakat dan Penerbit PT Erlangga, ini tidak
hanya sampai di sini, melainkan akan terus berkelanjutan,” ungkap  Raja DM Hutauruk, usai melakukan penyerahan
bantuan, Rabu (9/1/2019).

Lanjut Raja, penerbit PT Erlangga tidak hanya
sekadar membantu mendirikan kedua sekolah darurat itu agar peserta didiknya
bisa kembali mengenyam pendidikan aman dan nyaman, melainkan kedua sekolah itu
akan menjadi sekolah binaan Penerbit PT Erlangga kedepan.

Sementara itu, Kepala Cabang PT Erlangga Wilayah
Sulawesi, Sapriadi Syamsuddin, menambahkan, 
jika dalam waktu dekat ini, pihaknya berencana berkeinginan gabung dalam
truma center untuk membantu pemulihan atau percepatan pemulihan trauma peserta
didik, seperti melakukan kegiatan storytelling di sekolah dan sebagainya.
“Harapan kita, anak-anak cepat pulih, sehingga mereka-mereka ini nantinya dapat
bersaing dengan daerah lain, baik ditingkat nasional bahkan kalau bisa
ditingkat Internasional,” harap Sapriadi, diamini oleh Kepala Cabang Penerbit
Erlangga Kota Palu, Irsan.

Dijelaskan jika ini bukan bantuan yang pertama
untuk wilayah Sulawesi Tengah pasca musibah gempa 7,4 SR yang disusul Tsunami
dan Likuifaksi yang melanda Palu, Sigi, dan Donggala (Pasigala), melainkan ini
adalah tahap ke empat.

Dimana tahap pertama sehari pasca gempa kantor
pusat PT Erlangga Jakarta langsung menghubungi kantor perwakilan PT Erlangga
Makassar untuk mengecek kondisi karyawan Kantor PT Erlangga Palu, sekaligus
datang ke Palu membawa bantuan untuk karyawan, dan masyarakat sekitar kantor
Erlangga Palu.

Atas perintah tersebut, hari kedua pasca gempa,
tim Erlangga Makassar menurunkan dua unit armada, satu unit operasional dan
satu lagi mobil box berisi bantuan dan logistik berupa beras, air miniral,
indomi, ikan kaleng, perlengkapan bayi, dan obat-obatan.

Selang beberapa hari kemudian, tim kedua pun
datang dengan membawa bantuan yang lebih banyak dari sebelumnya, menyusul
bantuan ketiga sehingga bantuan tersebut dapat menyentuh bukan hanya masyarakat
Kota Palu, melainkan juga sudah menyentuh masyarakat Kabupaten Sigi dan
Kabupaten Donggala yang ikut terkena dampak dari gempa, tsunami, dan
likuifaksi.

“Ini semua adalah sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan
atas peristiwa yang menimpa masyarakat Pasigala dan sekitarnya yang menelan
korban ribuan jiwa dan menyebabkan kerugian materi mencapai triliunan rupiah,” tambahnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sigi, Kaimun P,
mengungkapkan rasa terimah kasihnya kepada Penerbit PT Erlangga yang sudah
membantu sekolah diwilayahnya, ini adalah kali pertama ada perusahaan penerbit
yang menyalurkan bantuan ke sekolah-sekolah di Kabupaten Sigi.

Terlebih langsung dalam bentuk satu unit sekolah
lengkap dengan sarana dan prasarana. “Tentu ini sangat membantu, bahkan lebih
dari apa yang kami harapkan,” ungkap 
Kaimun P. ***

Berita terkait