Sepanjang tahun 2024, BNI berhasil mencatat kinerja keuangan yang solid, didukung oleh transformasi digital yang berkelanjutan, antara lain dengan peluncuran aplikasi wondr by BNI untuk segmen retail serta BNIdirect untuk segmen bisnis dan korporasi.
Kedua aplikasi tersebut diharapkan akan menjadi game changer bagi bagi Perseroan maupun industri perbankan di Indonesia.
Inovasi ini turut mendorong peningkatan CASA transaksional terhadap total Dana Pihak Ketiga (DPK), yang mencapai Rp805,5 triliun pada akhir Desember 2024. Dengan fundamental yang kuat, BNI mampu menjaga rasio NIM di level 4,2% serta mencatat total NII sebesar Rp40,48 triliun.
“Ke depan, BNI akan terus melanjutkan pelaksanaan transformasi di berbagai aspek dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian,” tutur Putrama. ***
Sumber: detik.com