Legalisasi Tambang Emas, Demi Perut dan Aksi Biadab ke Aktivis Lingkungan, Safri: Problem Depan Mata 

  • Whatsapp


PARIGI MOUTONG –  Ada anomali nyata di depan mata. Usai meresmikan packing buah durian kualitas ekspor Gubernur Anwar Hafid ‘ditabrak’ wartawan soal jalan keluar ‘jamur di musim hujan’ penambangan tak resmi, tak ada izin atau lazim disingkat PETI di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. 

Anwar menyebut solusi mendasar adalah legalisasi tambang emas itu. Modelnya dapat bentuk izin pertambangan rakyat yang dikelola koperasi. Kata gubernur pemerintah mesti mencarikan solusi bukan hanya melarang karena ilegal. Karena di sana ada perut yang harus diisi dan pekerjaan masyarakat. 

Kedua; kalau dilegalkan akan ada pengawasan. Karena resmi. Ada pendapatan daerah bila IPR. Kualitas dan bentangan alam serta lingkungan diawasi pemerintah dan aparat penegak hukum. ‘’Kalau tugas pemerintah hanya melarang terus apa solusi rakyat makan dan kebutuhannya. Kita melayani bukan sekadar melarang saja,’’ terang Gubernur Anwar. 

Berita terkait