
Pekerjaan presrvasi meliputi ruas jalan Togolu – Malei – Uekuli – Marowo – Ampana. ‘’Alat berat hingga malam ini terus bekerja di lokasi,’’ akunya sambil memngirim video pekerjaan.
ANTRIAN DIURAI
Langkah preservasi akibat longsoran mulai mengatasi antrian panjang kendaraan roda empat dan kendaraan berat baik bus dan truk dari dan ke Palu, Poso menuju Ampana dan Luwuk Kabupaten Banggai.
Satar Laupo, warga Palu asal Desa Podi Kabupaten Touna mengakui bahwa wilayahnya rawan banjir dan longsoran material dari pegunungan bila curah hujan tinggi. ‘’Dulu lebih parah. Sekarang hanya bila curah hujan tinggi akan banjir lagi begitu,’’ akunya. ***








