Ia menegaskan, jika pemerintah gagal mengambil langkah cepat, maka krisis GNI tidak hanya berdampak pada pekerja, tetapi juga menjadi preseden buruk bagi kedaulatan ekonomi nasional.
“Ini bukan sekadar soal bisnis. Ini soal harga diri bangsa, sebuah langkah strategis untuk merebut kembali kontrol atas sumber daya alam yang selama ini didominasi kepentingan asing,” pungkasnya. ***








