Dampak Perang: Harga Plastik Naik 90 %, UMKM Kota Palu Mulai Panik 

  • Whatsapp


PALU – Dampak perang Amerika dan koalisinya Israel dengan Iran mulai menyasar hingga urusan dapur rumah tangga di Republik Indonesia. Bukan bahan bakar minyak (BBM), tapi dampak turunan langsung salah satu dari tujuh item, yaitu plastik. 


Di Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah sejumlah grosir dan distributor plastik mulai menaikkan harga. Akibatnya, usaha mikro kecil menengah (UMKM) mulai panik. Plastik ukuran kecil yang satu bal (isi 17 pak) harganya naik menjadi Rp45 ribu dari Rp25 ribu. Beberapa pedagang eceran di pasar tradisional Masomba dan Manonda Palu mulai meminta pembeli membawa sendiri kantongan plastik. 


Beberapa UMKM minuman siap saji di lapak – lapak kontainer pun mulai panik menghadapi kenaikan gelas plastik kemasan. ‘’Mau dijual berapa kalau gelas cup Pop Ice naik sekali. Mana bisa dijual pagi lima ribu rupiah,’’ kata Mirna, penjual Pop Ice depan Alfa midi wilayah Palu Selatan semalam (7/4/2026) kepada reporter kailipost.com 


Sejak kemarin sejumlah pedagang Pasar Manonda mulai panik membicarakan kenaikan ‘gila-gilaan’ harga kantongan plastik. ‘’Ya kalau mau tidak beli kantongan plastik atau bawa sendiri ya kita kase naik ayam potong,’’ Hamid, pedagang ayam potong. 

Berita terkait